Web Gambar Berita Grup Buku Blog Gmail selengkapnya »
Grup yang Baru-Baru Ini Dikunjungi | Bantuan | Masuk
Beranda Grup Google -
Makna Hidup
Terlalu banyak topik di grup ini yang ditayangkan lebih dulu. Untuk membuat topik ini muncul pertama, hapus opsi ini dari topik yang lain.
Terjadi masalah saat memproses permintaan Anda. Coba lagi.
bendera
  2 pesan - Tutup semua  -  Terjemahkan semua ke bahasa Terjemahan (Tampilkan semua aslinya)
Grup tempat Anda mengeposkan pesan adalah grup Usenet. Pesan yang diposkan ke grup ini akan membuat alamat email Anda tampak oleh pengguna internet.
Pesan balasan Anda belum terkirim.
Pengeposan berhasil
 
Dari:
Kepada:
Cc:
Tindak lanjuti ke:
Tambahkan Cc | Tambahkan Tindak Lanjut ke | Edit Perihal
Perihal:
Validasi:
Untuk maksud verifikasi, ketik karakter yang Anda lihat dalam gambar di bawah atau angka yang Anda dengar dengan mengklik ikon aksesibilitas. Simak dan ketik angka yang Anda dengar
 
benny setiawan  
Tampilkan profil  
 Opsi lainnya 7 Okt 1998, 14:00
Newsgroup: soc.culture.indonesia, alt.culture.indonesia
Dari: "benny setiawan" <moku...@hotmail.com>
Tanggal: 1998/10/07
Perihal: Re: [SP] Makna Hidup

Bang Jusuf yang lagi gemes :-)

        Terima kasih atas perhatiannya, you punya celetukan itu
        disamping membuat orang jadi harus berfikir
        juga membuat orang jadi gemes, betapa tidak?

> Menanyakan arti hidup bagaikan seekor ikan yang mencari air.
> (Ini pendapat saya lho..   :-).

        Berapa banyak orang sudah mengeluh kepada Tuhan,
        dengan ucapan: "Kalau aku harus hidup sengsara seperti begini
        lebih baik aku enggak dilahirkan, sebab ini namanya nyiksa
orang,
        bukannya berkat untuk saya! - Kenapa Tuhan nyiptain gue?"

Kenapa memikirkan orang lain? Pikirkan dulu diri sendiri saja.
Nah kalau sudah bisa menolong diri sendiri, baru kita mulai menengok
yang lainnya. Soal orang lain mengeluh biarkan saja. Yang jelas kita
tidak boleh ikut2an mengeluh.

        Dan berapa puluh ribu orang yang merasa enggak puas
        bahwa dia telah diciptakan di dunia fana ini
        sehingga akhirnya ia mengambil jalan pintas "bunuh diri"!
        dan kenapa banyak orang di ciptakan dalam keadaan cacad,
        kalau barang sih bisa di kembalikan ke pabriknya,
        tetapi bagaimana dengan manusia?

Itu karena mereka tidak menyadari betapa berharganya hidup ini, apakah
ini salah? Tentu tidak, monggo2 saja mau menilai hidup ini baik/jelek.
Sekarang nasib kita ada di tangan kita sendiri, ingin ikutan mereka
yang putus asa atau ingin ikut mereka yang mensyukuri hidup.

        Kalau saya jujur saya sendiri s/d detik ini
        belum tahu jawabannya yang pas
        dan benar-benar cocok dan bisa digunakan untuk
        setiap orang dan
        setiap
        agama, saya yakin rekan2 lainnya bisa memberikan
        jawaban yg lebih tepat dan lebih pas begitu?

Saya juga tidak tahu. :-) Tetapi mengapa musti tahu? Saya jadi ingat
dulu mas Syahrazad pernah menulis: Sering orang lebih suka membicarakan
cangkir ketimbang meminum kopi di dalam cangkir itu. Nah begitu juga
dengan agama, sering orang membaca kitab suci sehingga lupa makan.  :-)
Bagi saya sendiri, arti hidup tidak ditemukan dalam kata2, kata2 tidak
berarti lagi. Arti hidup saya temukan dalam sinar mentari pagi, dalam
program2 yang saya tulis, dalam sepiring nasi yang saya santap. Itulah
arti hidup bagi saya. Bagaimana nanti kalau masa hidup saya sudah habis?
Soal itu saya pasrah saja, sudah biar Dia yang menentukan. Mau
dimasukkan
neraka ya monggo2 saja, mau dimasukkan Surga, boleh juga, mau dilahirkan
lagi, saya juga tidak menolak. Itulah prinsip saya.

salam,
BS

______________________________________________________
______________________________________________________________________

Subscribe, unsubscribe, opt for a daily digest, or start a new e-group
at http://www.eGroups.com -- Free Web-based e-mail groups.


    Balas ke penulis    Teruskan  
Anda harus Masuk agar dapat mengeposkan pesan.
Untuk mengeposkan pesan, Anda harus terlebih dahulu bergabung ke grup ini.
Perbarui nama panggilan di laman setelan langganan sebelum mengeposkan.
Anda tidak memiliki izin yang diperlukan untuk mengeposkan.
Udin  
Tampilkan profil  
 Opsi lainnya 9 Okt 1998, 14:00
Newsgroup: soc.culture.indonesia, alt.culture.indonesia
Dari: "Udin" <udi...@hotmail.com>
Tanggal: 1998/10/09
Perihal: Re: [SP] Makna Hidup

benny setiawan wrote in message

<3.0.5.32.19981007194641.0112e...@mail.dnet.net.id>...

>Itu karena mereka tidak menyadari betapa berharganya hidup ini, apakah
>ini salah? Tentu tidak, monggo2 saja mau menilai hidup ini baik/jelek.
>Sekarang nasib kita ada di tangan kita sendiri, ingin ikutan mereka
>yang putus asa atau ingin ikut mereka yang mensyukuri hidup.

Lho... gimane mensyukuri... tp emang susah juga kalo ndak ngalemin sendiri
penderitaan & kesengsaraan (cacat, penyakit berat, dll.)

>Saya juga tidak tahu. :-) Tetapi mengapa musti tahu? Saya jadi ingat
>dulu mas Syahrazad pernah menulis: Sering orang lebih suka membicarakan
>cangkir ketimbang meminum kopi di dalam cangkir itu. Nah begitu juga
>dengan agama, sering orang membaca kitab suci sehingga lupa makan.  :-)
>Bagi saya sendiri, arti hidup tidak ditemukan dalam kata2, kata2 tidak
>berarti lagi. Arti hidup saya temukan dalam sinar mentari pagi, dalam
>program2 yang saya tulis, dalam sepiring nasi yang saya santap. Itulah
>arti hidup bagi saya. Bagaimana nanti kalau masa hidup saya sudah habis?
>Soal itu saya pasrah saja, sudah biar Dia yang menentukan. Mau
>dimasukkan
>neraka ya monggo2 saja, mau dimasukkan Surga, boleh juga, mau dilahirkan
>lagi, saya juga tidak menolak. Itulah prinsip saya.

Bisa dingertiin... soalnya satu pertanyaan dasar berjuta2 jawaban yg
bervariasi. Bikin bingung, pusing, akhirnya ya bodo' amat lah... gue udah
ngga tau lagi gimane bisa tau yg mane yg bener...

    Balas ke penulis    Teruskan  
Anda harus Masuk agar dapat mengeposkan pesan.
Untuk mengeposkan pesan, Anda harus terlebih dahulu bergabung ke grup ini.
Perbarui nama panggilan di laman setelan langganan sebelum mengeposkan.
Anda tidak memiliki izin yang diperlukan untuk mengeposkan.
Akhir pesan
« Kembali ke Diskusi « Topik lebih anyar     Topik lebih lawas »

Buat grup - Grup Google - Beranda Google - Persyaratan Layanan - Kebijakan Privasi
©2009 Google